Ilustrasi aksi menanam pohon di madrasah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

Infografis Tugas Ekoteologi • KBC

Integrasi Nilai Cinta (KBC) & Ekoteologi dalam
Aksi Merawat Bumi

Menanam harapan, merawat kehidupan — gerakan menanam & memelihara pohon berbasis Khalifah fil ‘Ardh untuk meredam pemanasan global di lingkungan madrasah.

MTsN 1 Sekadau, Kalimantan Barat 27 – 28 Agustus 2026 Pemanasan Global & Lahan Gersang

0

Anggota Kelompok

0

Hari Aksi Nyata

0

Nilai Cinta (KBC)

0

Dasar Teologis

01 — Identitas

Identitas Kelompok & Program

Nama Kelompok

AS

Agus Salim, S.Si

Anggota 1

IK

Ita Karmila, S.Pd

Anggota 2

ME

Mirta Ellysa, S.Pd

Anggota 3

RD

Raudhatul Dyanti, S.Pd

Anggota 4

Agama yang Dipilih

Islam

Isu Lingkungan

Pemanasan Global & Lahan Gersang

Lokasi

MTsN 1 Sekadau, Sungai Ringin, Sekadau, Kalbar

Tanggal Pelaksanaan

27 – 28 Agustus 2026 (2 Hari)

02 — Ringkasan Konsep

Konsep Ekoteologi Islam

Khalifah fil ‘Ardh

QS. Al-Baqarah : 30

Manusia diberi amanah sebagai pengelola dan pemelihara bumi, bukan pemusnah.

Mizan / Keseimbangan

QS. Ar-Rahman : 7–9

Allah menciptakan alam semesta dalam keteraturan dan keseimbangan yang wajib dijaga.

Peringatan Kerusakan

QS. Ar-Rum : 41

Kerusakan di darat dan laut terjadi akibat perbuatan tangan manusia sendiri.

Pelihara & Tanam Tumbuhan

HR. Bukhari & Muslim

“Tidaklah seorang muslim menanam pohon atau tanaman lalu burung, manusia, atau hewan memakannya melainkan itu menjadi sedekah baginya.”

Pandangan tentang Alam

Alam adalah ayat-ayat kauniyah (tanda-tanda kebesaran Allah) yang bertasbih kepada-Nya. Tumbuhan dan pohon bukan sekadar objek pemanfaatan, melainkan entitas ciptaan yang memiliki hak untuk tumbuh, dirawat, dan dilindungi.

Tauhid

Mengesakan Allah lewat penghormatan terhadap seluruh ciptaan-Nya.

Amanah

Pertanggungjawaban moral dalam merawat tanaman dan menjaga kelestarian lingkungan sekolah.

Ihsan

Berbuat baik kepada seluruh makhluk hidup, termasuk memberi air dan nutrisi (pupuk) bagi tumbuhan.

Maslahah

Menjaga keasrian lingkungan demi kenyamanan bersama dan generasi mendatang.

Khalifah — Kepemimpinan Lingkungan Amanah — Tanggung Jawab Ihsan — Kebaikan pada Tumbuhan Hifzh al-Bi’ah — Perlindungan Lingkungan
03 — Karakter Berbasis Cinta

Nilai-Nilai Cinta (KBC) yang Diterapkan

Nilai Kasih

Mengembangkan cinta kepada Allah SWT dengan mengasihi dan menanam pepohonan agar lingkungan sejuk dan terhindar dari pemanasan global.

Nilai Belas Kasih

Peduli terhadap tanaman yang layu serta makhluk hidup (burung, serangga) yang membutuhkan peneduh dan oksigen segar di area sekolah.

Nilai Empati

Memahami kesulitan warga sekolah yang merasakan terik panas saat beraktivitas di lingkungan yang kurang vegetasi peneduh.

Nilai Kejujuran

Jujur dan konsisten menjalankan komitmen perawatan; menyiram dan memupuk tanaman sesuai kebutuhan tanpa membiarkannya terabaikan.

Nilai Tanggung Jawab

Mengambil peran aktif sebagai khalifah untuk merawat bumi melalui penanaman pohon buah/rindang serta perawatan intensif.

Nilai Kolaborasi

Bekerja sama solid antaranggota kelompok, warga sekolah, dan pihak terkait dalam persiapan lahan, penanaman, hingga pemupukan.

Nilai Syukur

Bersyukur atas nikmat tanah subur dan udara dengan menanam bibit baru serta memelihara tanaman agar tumbuh subur.

7 Nilai Cinta
dalam Satu Aksi Nyata

Hablum minallah • Hablum minannas • Hablum minal ‘alam

04 — Analisis

Analisis Isu Lingkungan

Deskripsi Isu

Pemanasan global memicu kenaikan suhu mikro di area MTsN 1 Sekadau. Kurangnya pohon peneduh dan tanaman rindang membuat lingkungan madrasah terasa panas, gersang pada musim kemarau, serta menurunkan kenyamanan aktivitas belajar mengajar.

Penyebab Utama

  • Minimnya jumlah pohon rindang dan buah di area pekarangan/halaman sekolah.
  • Kurangnya perawatan rutin (penyiraman & pemupukan) sehingga banyak tanaman layu atau mati.

Dampak bagi Manusia, Makhluk Hidup & Lingkungan

Manusia

Penurunan kenyamanan dan konsentrasi belajar siswa akibat paparan suhu udara panas.

Makhluk Hidup

Berkurangnya tempat hinggap/habitat peneduh bagi burung dan serangga penyerbuk di area sekolah.

Lingkungan

Peningkatan suhu mikro madrasah, tanah menjadi kering, dan berkurangnya suplai oksigen alami.

05 — Aksi Nyata

Rencana Aksi Nyata Berbasis Cinta

HARI 1 • 27 AGUSTUS 2026

Penanaman Pohon Buah & Rindang

PJ : Agus Salim & Ita Karmila

  1. 1Survei dan pemetaan titik lokasi penanaman di area MTsN 1 Sekadau.
  2. 2Pembuatan lubang tanam dan penyiapan media tanam.
  3. 3Penanaman bibit pohon buah (mangga/jambu) dan pohon rindang (ketapang kencana/pucuk merah).
  4. 4Penyiraman awal setelah penanaman.
Bibit buah & rindang Cangkul & sekop Media tanam Air
  1. 1Penyiraman menyeluruh pada pohon baru ditanam dan tanaman sekitarnya.
  2. 2Pemberian pupuk organik (kompos/kandang) untuk nutrisi tanaman.
  3. 3Pembersihan gulma/rumput liar di sekitar pangkal tanaman.
  4. 4Penataan tanah dan pemasangan patok penyangga tanaman.
Gayung & ember Pupuk organik Pemotong gulma Kayu penyangga
HARI 2 • 28 AGUSTUS 2026

Perawatan & Pemeliharaan Tanaman

PJ : Mirta Ellysa & Raudhatul Dyanti

06 — Dampak

Dampak yang Diharapkan

Jangka Pendek

  • Bertambahnya vegetasi pohon baru di lingkungan MTsN 1 Sekadau.
  • Tanaman mendapat nutrisi cukup (pemupukan) dan terawat (penyiraman).
  • Pekarangan madrasah tampak lebih asri dan tertata.

Jangka Panjang

  • Pohon rindang & buah tumbuh besar: peneduh, penurun suhu mikro, penghasil buah bermanfaat.
  • Terbentuk budaya & karakter warga madrasah yang terbiasa menanam dan merawat tanaman berbasis ekoteologi Islam.
  • Kontribusi nyata penyerapan emisi karbon & mitigasi pemanasan global skala lokal.

Menjaga Keberlanjutan

  • Jadwal piket harian penyiraman & pemeliharaan tanaman oleh siswa/kelas.
  • Pemeriksaan berkala kesehatan tanaman dan pemupukan rutin bulanan.
07 — Kolaborasi

Kolaborasi & Pelibatan

Kepala MTsN 1 Sekadau Guru Pengurus OSIM / Siswa Petugas Kebersihan DLH Kab. Sekadau / Pembibitan Lokal

Internal (Sekolah)

Dukungan izin dan lokasi dari Kepala Sekolah, serta partisipasi aktif anggota kelompok dan siswa dalam penanaman dan penyiraman.

Eksternal (DLH / Pihak Luar)

Dukungan penyediaan bibit pohon buah/rindang serta arahan teknis pemupukan organik dari Dinas Lingkungan Hidup / pembibitan lokal.

08 — Refleksi Kelompok

Cinta kepada Tuhan, Sesama & Alam

Tugas aksi dua hari ini menyadarkan kami bahwa ibadah tidak hanya terbatas pada hubungan vertikal (hablum minallah), tetapi juga mencakup kepedulian nyata terhadap ciptaan-Nya melalui hubungan horizontal dengan sesama (hablum minannas) dan alam semesta (hablum minal ‘alam).

Dengan menanam pohon pada Hari 1 dan merawatnya (menyiram air dan memberi pupuk) pada Hari 2, kami merasakan langsung bagaimana konsep ekoteologi Islam bekerja. Menanam pohon adalah bentuk sedekah berkelanjutan dan manifestasi rasa syukur atas nikmat bumi dari Allah SWT.

Cinta kepada sesama mendorong kami menciptakan lingkungan sekolah yang sejuk, rindang, dan nyaman bagi warga MTsN 1 Sekadau; dan cinta kepada alam membimbing kami untuk tidak membiarkan tanaman layu atau gersang, melainkan terus menjaga keberlangsungannya demi keseimbangan (mizan) bumi.

09 — Dokumentasi

Dokumentasi Pendukung

Dokumentasi Hari 1 HARI 1
Pemetaan lokasi, pembuatan lubang tanam, dan penanaman bibit pohon buah/rindang di MTsN 1 Sekadau.
Dokumentasi Hari 2 HARI 2
Aksi perawatan tanaman: penyiraman air, pemberian pupuk organik, dan pembersihan area sekitar tanaman.
10 — Penutup • Komitmen
“Merawat bumi adalah bentuk nyata dari iman dan kasih sayang. Menanam satu pohon adalah menanam harapan, dan merawatnya adalah menjaga kehidupan.”

Kami — Agus Salim, Ita Karmila, Mirta Ellysa, dan Raudhatul Dyanti — berkomitmen untuk terus merawat tanaman dan menjaga keasrian MTsN 1 Sekadau sebagai pelopor gerakan ekoteologi Islam demi meredam pemanasan global.

Khalifah fil ‘Ardh Hifzh al-Bi’ah Sedekah Berkelanjutan